A.
PENGERTIAN
SISTEM INFORMASI
Seperti yang kita ketahui, kebanyakan orang berpikiran bahwa sistem
informasi selalu berhubungan dengan komputer tetapi sebenarnya sistem informasi
tidak hanya ada dalam komputer. Contoh sederhananya adalah sebuah bagian dari
instansi pasti mempunyai data yang mengandung sebuah informasi, maka data itu
secara tidak langsung adalah sebuah sistem informasi bagi karyawan instansi
tersebut. Contoh lainnya, seseorang juga pasti mempunyai data, seperti data
pribadi. Data pribadi itu yang nantinya akan mengandung informasi untuk orang
lain.
Pengertian Sistem Informasi
memiliki beberapa komponen teknologi informasi, hal inilah berkaitan pada
tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu juga, Sistem Informasi dapat
membantu untuk mengontrol suatu proses kinerja dalam bisnis.
Pengertian
Sistem Informasi dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut :
1.
Sistem
Informasi berdasarkan elemen: kumpulan dari komponen yang berinteraksi dalam
mencapai suatu tujuan tertentu. Pengertian sistem ini banyak diterima dan
digunakan karena memiliki sistem yang luas, lebih mudah diaplikasikan dan
dimengerti.
2.
Sistem
Informasi berdasarkan prosedur: jaringan kerja dari proses yang saling
berhubungan dan berkumpul bersama-sama untuk menyelesaikan suatu kegiatan
tertentu yang tepat sasaran. Pengertian sistem ini lebih menekankan pada urutan
operasi dalam jaringan kerja.
Pengertian
Sistem Informasi menurut para ahli, yaitu sebagai berikut :
1. Menurut O’Brien, Sistem Informasi merupakan
kombinasi yang terdiri dari orang, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan
komputer dan jaringan komunikasi, serta basis data untuk mengumpulkan, mengubah
dan menyebarkan informasi dalam suatu bentuk organisasi.
2. Menurut Mc Leod, Sistem Informasi merupakan sistem yang
mempunyai kemampuan dalam mengumpulkan informasi dari semua sumber dan
menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.
3. Menurut Leitch Rosses dan K. Roscoe Davis, Sistem
Informasi adalah sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan
dalam mengelola transaksi harian, mendukung operasi/proses, bersifat manajerial
dan kegiatan strategi suatu organisasi serta menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan-laporan yang diperlukan.
4. Menurut Gordon B. Davis, Sistem Informasi merupakan
sistem yang menerima masukan data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan
instruksi dan mengeluarkan hasilnya.
5. Menurut Lani Sidharta, Sistem Informasi merupakan sistem
buatan manusia yang terdapat pada himpunan terintegrasi dari komponen-komponen
manual dan komponen-komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan
dan memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai.
6. Menurut Tafri D. Muhyuzir, Sistem Informasi merupakan
data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa menjadi sebuah
satu kesatuan informasi yang saling mengaitkan dan saling mendukung sehingga menjadi
suatu informasi yang bernilai bagi yang menerimanya.
7. Menurut Wikipedia Indonesia, Sistem Informasi merupakan
aplikasi komputer untuk mendukung operasi dalam suatu organisasi seperti data,
operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak dan perangkat
keras. Selain itu juga, Sistem informasi adalah sekumpulan komponen yang
membentuk sistem yang saling terkait antara satu komponen dengan komponen
lainnya bertujuan menghasilkan informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam
Sistem Informasi diperlukan adanya klasifikasi alur informasi sehingga
menyebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna
informasi.
·
Pada dasarnya,
Pengertian Sistem Informasi terbentuk melalui kegiatan operasi yang tetap yaitu
:
1. Mengumpulkan data
2. Mengelompokkan data
3. Menghitung dan menganalisa data
4. Menyajikan laporan data
B. SASARAN DALAM SISTEM INFORMASI
1. Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan
2. Meningkatkan efektifitas ekonomi
3. Meningkatkan penyelesaian tugas
C. KOMPONEN DALAM SISTEM INFORMASI
1. Manusia, seperti manajer, operator, analis dan programmer.
2. Database, kumpulan data dan informasi yang
diorganisasikan sehingga pengguna sistem informasi mudah mengakses.
3. Telekomunikasi, sebagai penghubung antara pengguna sistem
dengan sistem komputer secara bersama-sama ke dalam suatu jaringan kerja yang
efektif.
4. Perangkat keras, melengkapi data dengan memasukkan,
memproses dan mengeluarkan data.
5. Perangkat lunak, suatu program dan instruksi yang
diberikan pada komputer.
D. SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET
Pada zaman sekarang, kebanyakan orang lebih memilih cara
yang praktis, sama halnya dalam pengolahan data. Sekarang banyak instansi
maupun perusahaan menggunakan sistem informasi berbasis internet karena
penggunaannya yang efektif dana efisien, pula dapat diakses oleh beberapa orang
secara bersamaan.
Secara Umum, Pengertian Internet adalah sebuah jaringan komputer yang saling terhubung dengan
menggunakan suatu sistem standar global transmission control protocol/internet protocol suite (TCP/IP) yang digunakan sebagai protokol
pertukaran paket dalam melayani miliaran pengguna yang terdapat di seluruh
dunia.
Sistem
informasi saat ini banyak yang menggunakan internet , hal ini disebabkan :
1. Internet merupakan sebuah platfrom yang terbuka (open
platfrom) sehingga menghilangkan ketergantungan perusahaan pada sebuah vendor
tertentu.
2. Open platform juga mempermudah interoperability antar
vendor.
3. Internet merupakan media yang paling ekonomis untuk
digunakan sebagai basis sistem informasi.
Karena alasan-alasan tersebut menyebabkan internet
menjadi media elektronik yang paling populer untuk menjalankan bisnis, yang
kemudian dikenal dengan istilah electronik comerce (e-commerce).
E.
KEAMANAN SISTEM INTERNET
Serangan Terhadap Keamanan Sistem Informasi
Security attack, atau serangan terhdap sistem informasi,
dapat dilihat dari sudut peranan komputer atau jaringan komputer yang fungsinya
adalah sebagai penyedia informasi. Ada beberapa kemungkinan serangan (attack)
yaitu :
·
Interruption
Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia.
Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh
serangan adalah “denial of service attack”.
·
Interception
Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau
informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
·
Modification
Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses,
akan tetapi dapat juga mengubah (tamer) aset. Contoh dari serangan ini antara
lain adalah mengubah isi dari website dengan pesan-pesan merugikan pemilik
website.
·
Fabrication
Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
kedalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan
palsu seperti e-mail palsu kedalam jaringan komputer.
Untuk melihat
keamanan sistem internet perlu diketahui cara kerja sistem internet. Antara
lain, yang perlu diperhatikan adalah hubungan antara komputer di Internet, dan
protokol yang digunakan. Internet merupakan jalan raya yang dapat digunakan
oleh semua orang (public).
Untuk mencapai tujuan, paket informasi harus melalui beberapa sistem (router,
gateway, hosts, atau perangkat-perangkat komunikasi lainnya) yang kemungkinan
besar berada di luar control dari kita. Setiap titik yang dilalui memiliki
potensi untuk dibobol, disadap, dipalsukan. Kelemahan sebuah sistem terletak
kepada komponen yang paling lemah.
Asal usul
Internet kurang memperhatikan masalah keamanan. Ini mungkin dikarenakan unsur
kental dari perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang membangun Internet.
Sebagai contoh, IP versi 4 yang digunakan di Internet banyak memilki kelemahan.
Hal ini dicoba diperbaiki dengan IP Secure dan IP versi 6.
Sumber :
No comments:
Post a Comment